Athirah
Semua yang aku lakukan selama ini.. (tersenyum pahit). Saka? Apa kamu pernah merasa kosong? Apakah kamu pernah merasa..ketika
menatap hamparan langit biru yang luas, kamu merasa sepi? Atau ketika
angin menerpa wajahmu, kamu merasa sendirian?
Saka
A-Athira... (terkejut melihat reaksi Athira)
A-Athira... (terkejut melihat reaksi Athira)
Athirah
Aku merasakannya... disini (memegang dada) sesak.. seperti ada lubang yang besar disana. Aku benci perasaan ini.
Aku merasakannya... disini (memegang dada) sesak.. seperti ada lubang yang besar disana. Aku benci perasaan ini.
Saka
(mengelus kepala athirah) kamu hanya perlu melihatnya dengan cara yang berbeda.
(mengelus kepala athirah) kamu hanya perlu melihatnya dengan cara yang berbeda.
Athirah
(mendongak, menatap Saka)
(mendongak, menatap Saka)
Saka
kita, sudah bukan kita yang dulu kan? Kita berubah, bertemu dan meninggalkan banyak orang, memecahkan dan membuat masalah baru, kemudian mengambil keputusan diwaktu yang sama. Lubang itu... adalah tempat kamu memasukkan kenangan. Apa yang sudah kamu lalui, dengan siapa kamu lalui.. lubang itu, menjadi tempat kamu menyimpannya. Sebaiknya lubang itu dihias, karena kenangan, artinya kamu pernah hidup, dan dicintai.
kita, sudah bukan kita yang dulu kan? Kita berubah, bertemu dan meninggalkan banyak orang, memecahkan dan membuat masalah baru, kemudian mengambil keputusan diwaktu yang sama. Lubang itu... adalah tempat kamu memasukkan kenangan. Apa yang sudah kamu lalui, dengan siapa kamu lalui.. lubang itu, menjadi tempat kamu menyimpannya. Sebaiknya lubang itu dihias, karena kenangan, artinya kamu pernah hidup, dan dicintai.
Athirah
(mengerjap, kemudian menitikan air mata) Aku.. menyukai kenangan, seburuk apapun itu. Seperti katamu, kenangan artinya kamu pernah dicintai-dan mungkin masih. (tersenyum, kemudian memeluk Saka)
(mengerjap, kemudian menitikan air mata) Aku.. menyukai kenangan, seburuk apapun itu. Seperti katamu, kenangan artinya kamu pernah dicintai-dan mungkin masih. (tersenyum, kemudian memeluk Saka)
Saka
(tersenyum lega, mengelus kepala Athira)
(tersenyum lega, mengelus kepala Athira)
Athirah
(mendongak menatap Saka, kemudian tersenyum) Selamat datang, Saka..
(mendongak menatap Saka, kemudian tersenyum) Selamat datang, Saka..
Saka
(mengerjap. Kemudian tersenyum) Aku pulang..
(mengerjap. Kemudian tersenyum) Aku pulang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar