Rabu, 04 Maret 2015

Magang Kelembagaan, Organisasi, dan Kepemimpinan 1: And i choose, AIESEC.



            Menjadi mahasiswa Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat itu menurut saya mengajarkan banyak hal dalam esensi hidup, pun dalam tiap mata kuliah yang disisipkan tiap semesternya. Banyak sekali pelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tapi juga bersifat terapan untuk kehidupan sehari-hari. Seperti pada semester enam ini saya mendapat mata kuliah Kelembagaan, Organisasi, dan Kepemimpinan atau biasa disebut KOK. Yang saya suka dari mata kuliah ini adalah bagaimana mahasiswanya diminta untuk mengembangkan soft skill pun hanya satu semester dengan magang di sebuah organisasi atau lembaga yang belum pernah diikuti sebelumnya. Dan untuk program magang itu, saya memilih AIESEC. Kenapa harus AIESEC?
            Saat diminta untuk memilih organisasi atau lembaga mana yang akan dipilih untuk program magang selama satu semester kedepan, beberapa organisasi sempat terlintas di benak saya. Namun akhirnya saya memilih AIESEC. Kenapa harus AIESEC? Pertama, karena saya ingin melanjutkan studi, atau memiliki pengalaman studi ke luar negeri. Dan AIESEC salah satu organisasi yang mewadahi para mahasiswa untuk mewujudkan hal tersebut. Mama saya pernah bilang, ketika kita punya mimpi, kejar dan pelajari apa yang harus dilakukan untuk menggapai mimpi-mimpi tersebut. Dan menurut saya, bergabung dengan AIESEC menjadi salah satu cara untuk saya mengetahui bagaimana prosedur seorang mahasiswa sampai ke luar negeri. Memang benar, khususnya di IPB sendiri banyak sekali organisasi atau lembaga lain yang mewadahi mimpi-mimpi studi keluar negeri selain AIESEC. Namun, sepanjang yang saya ketahui hingga saat ini adalah bahwa AIESEC berfokus pada environment, dan karena masalah lingkungan menjadi isu yang belum tuntas hingga saat ini, saya menjadi tertarik untuk mengetahui, bagaimana sih cara-cara mahasiswa seluruh dunia untuk menjawab tantangan global ini. Itu menjadi alasan kedua saya memilih untuk magang di AIESEC. Alasan yang ketiga adalah, karena AIESEC sudah tersebar di 125 negara di dunia. Dan karena ini adalah mata kuliah Kelembagaan, Organisasi, dan Kepemimpinan saya ingin mengetahui bagaimana cara orang-orang di dalam AIESEC untuk mengatur anggotanya yang tersebar di berbagai negara dan bisa berkembang, serta bertahan hingga saat ini. Dan saya yakin mereka adalah orang-orang hebat, sehingga saya tertarik untuk belajar dari mereka.
            Bagaimana perjalanan saya selama magang disana? Apa sisi lain dari AIESEC yang kita kenal? Bagaimana sih prosedur untuk exchange keluar negeri? Bagaimana strugle-nya orang-orang dibalik keberangkatan seorang mahasiswa untuk exchange ke luar negeri, akan saya post secara berkala di blog ini. And for your information, saya masuk departemen OGCDP (Outgoing Exchange Development Program). Nah, apalagi itu departemen OGCDP akan saya jelaskan di postingan selanjutnya. See you in next post :)



Regard
Dea